Tampilkan postingan dengan label A Fact. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A Fact. Tampilkan semua postingan

                              SIFAT BERDASARKAN WARNA FAVORIT



UNGU : sering menyembunyikan perasaannya sendiri agar tak membebani orang lain

BIRU : menyukai ketenangan(damai),benci kepurapuraan.dan melankolis
.
Pink : bahagia bila di perhatikan orang lain,senang tersenyum dan pribadi yg manis

Putih ; selalu menjadi diri sendiri,tidak dapat di pengaruhi orang lain, percaya diri.

COKLAT : senang berpetualan dan jiwa penolong
.
KUNING : menjadi"pencerah" cocok untuk di ajak curhat.

ABU-ABU : senang dengan tangtangan dan hal hal baru

MERAH : selalu bersemangat menjalani hal yg ia yakini.

ORANGE : kata2 nya sulit di tebak begitu pula perasaan nya.

HITAM : supel dan senang bergaul,enak di ajak buat berbagi.

HIJAU : selalu ada keteduhan setiap dekat dengan dirinya.kalo udah sayang sama seseorang pasti di pertahankan.

warna favorit kalian apa?


20 Sunnah Rasulullah SAW yang sering dilupakan


Sunnah adalah segala sesuatu yang diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam baik perkataan, perbuatan, ataupun persetujuan. Sunnat pula berarti sesuatu yang pelakunya mendapat pahala dan tidak ada dosa bagi yang meninggalkannya. Di antara perbuatan sunnah yang jarang dilakukan kaum muslimin adalah sebagai berikut:

1. Mendahulukan Kaki Kanan Saat Memakai Sandal Dan Kaki Kiri Saat Melepasnya

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika kalian memakai sandal maka dahulukanlah kaki kanan, dan jika melepaskannya, maka dahulukanlah kaki kiri. Jika memakainya maka hendaklah memakai keduanya atau tidak memakai keduanya sama sekali.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

2. Menjaga Dan Memelihara Wudhu

Diriwayatkan dari Tsauban Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Istiqamahlah (konsistenlah) kalian semua (dalam menjalankan perintah Allah) dan kalian tidak akan pernah dapat menghitung pahala yang akan Allah berikan. Ketahuilah bahwa sebaik-baik perbuatan adalah shalat, dan tidak ada yang selalu memelihara wudhunya kecuali seorang mukmin.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

3. Bersiwak (Menggosok Gigi dengan Kayu Siwak)

Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anha bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Siwak dapat membersihkan mulut dan sarana untuk mendapatkan ridha Allah.” (HR. Ahmad dan An-Nasa`i)

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga bersabda, “Andaikata tidak memberatkan umatku niscaya aku memerintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali hendak shalat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Bersiwak disunnahkan setiap saat, tetapi lebih sunnah lagi saat hendak berwudhu, shalat, membaca Al-Qur`an, saat bau mulut berubah, baik saat berpuasa ataupun tidak, pagi maupun sore, saat bangun tidur, dan hendak memasuki rumah.

Bersiwak merupakan perbuatan sunnah yang hampir tidak pernah dilakukan oleh banyak orang, kecuali yang mendapatkan rahmat dari Allah. Untuk itu, wahai saudaraku, belilah kayu siwak untuk dirimu dan keluargamu sehingga kalian bisa menghidupkan sunnah ini kembali dan niscaya kalian akan mendapatkan pahala yang sangat besar.

4. Shalat Istikharah

Diriwayatkan dari Jabir Radhiyallahu Anhu bahwa ia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengajarkan kepada kita tata cara shalat istikharah untuk segala urusan, sebagaimana beliau mengajarkan surat-surat Al-Qur`an kepada kami.” (HR. Al-Bukhari)

Oleh karena itu, lakukanlah shalat ini dan berdoalah dengan doa yang sudah lazim diketahui dalam shalat istikharah.

5. Berkumur-Kumur Dan Menghirup Air dengan Hidung Dalam Satu Cidukan Telapak Tangan Ketika Berwudhu

Diriwayatkan dari Abdullah bin Zaid Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berkumur-kumur dan menghirup air dengan hidung secara bersamaan dari satu ciduk air dan itu dilakukan sebanyak tiga kali. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

6. Berwudhu Sebelum Tidur Dan Tidur Dengan Posisi Miring Ke Kanan

Diriwayatkan dari Al-Barra’ bin Azib Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti hendak shalat, kemudian tidurlah dengan posisi miring ke kanan dan bacalah, ‘Ya Allah, Aku pasrahkan jiwa ragaku kepada-Mu, aku serahkan semua urusanku kepada-Mu, aku lindungkan punggungku kepada-Mu, karena cinta sekaligus takut kepada-Mu, tiada tempat berlindung mencari keselamatan dari (murka)-Mu kecuali kepada-Mu, aku beriman dengan kitab yang Engkau turunkan dan dengan nabi yang Engkau utus’. Jika engkau meninggal, maka engkau meninggal dalam keadaan fitrah. Dan usahakanlah doa ini sebagai akhir perkataanmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

7. Berbuka Puasa Dengan Makanan Ringan

Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berbuka puasa sebelum shalat maghrib dengan beberapa kurma basah. Jika tidak ada maka dengan beberapa kurma kering. Jika tidak ada, maka beliau hanya meminum beberapa teguk air.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

8. Sujud Syukur Saat Mendapatkan Nikmat Atau Terhindar Dari Bencana

Sujud ini hanya sekali dan tidak terikat oleh waktu. Diriwayatkan dari Abu Bakrah Radhiyallahu Anhu ia berkata, “Jika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapatkan sesuatu yang menyenangkan atau disampaikan kabar gembira maka beliau langsung sujud dalam rangka bersyukur kepada Allah.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

9. Tidak Begadang Dan Segera Tidur Selesai Shalat Isya`

Hal ini berlaku jika tidak ada keperluan saat begadang. Tetapi jika ada keperluan, seperti belajar, mengobati orang sakit dan lain-lain maka itu diperbolehkan. Dalam hadits shahih dinyatakan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak suka tidur sebelum shalat isya` dan tidak suka begadang setelah shalat isya`.

10. Mengikuti Bacaan Muadzin

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu Anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh muadzin, kemudian bershalawatlah kepadaku. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.Kemudian mintakan wasilah untukku, karena wasilah merupakan tempat di surga yang tidak layak kecuali bagi seorang hamba Allah dan aku berharap agar akulah yang mendapatkannya. Barangsiapa yang memintakan wasilah untukku maka ia akan mendapatkan syafaatku (di akhirat kelak).” (HR. Muslim)

11. Berlomba-Lomba Untuk Mengumandangkan Adzan, Bersegera Menuju Shalat, Serta Berupaya Untuk Mendapatkan ShafPertama.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Andaikata umat manusia mengetahui pahala di balik adzan dan berdiri pada shaf pertama kemudian mereka tidak mendapatkan bagian kecuali harus mengadakan undian terlebih dahulu niscaya mereka membuat undian itu. Andaikata mereka mengetahui pahala bergegas menuju masjid untuk melakukan shalat, niscaya mereka akan berlomba-lomba melakukannya. Andaikata mereka mengetahui pahala shalat isya dan subuh secara berjamaah, niscaya mereka datang meskipun dengan merangkak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

12. Meminta Izin Tiga Kali Ketika Bertamu

Jika tidak mendapatkan izin dari tuan rumah, maka konsekuensinya anda harus pergi. Namun, banyak sekali orang yang marah-marah jika mereka bertamu tanpa ada perjanjian sebelumnya, lalu pemilik rumah tidak mengizinkannya masuk. Mereka tidak bisa memaklumi, mungkin pemilik rumah memiliki uzur sehingga tidak bisa memberi izin. Allah Ta’ala berfirman, “Dan jika dikatakan kepadamu, “Kembalilah!” Maka (hendaklah) kamu kembali. Itu lebih suci bagimu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Nuur: 28)

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Adab meminta izin itu hanya tiga kali, jika tidak diizinkan maka seseorang harus pulang.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

13. Mengibaskan Seprai Saat Hendak Tidur

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,“Jika kalian hendak tidur, maka hendaknya dia mengambil ujung seprainya, lalu mengibaskannya dengan membaca basmallah, karena dia tidak mengetahui apa yang akan terjadi di atas kasurnya. Jika dia hendak merebahkan tubuhnya, maka hendaknya dia mengambil posisi tidur miring ke kanan dan membaca, “Maha Suci Engkau, ya Allah, Rabbku, dengan-Mu aku merebahkan tubuhku, dan dengan-Mu pula aku mengangkatnya. Jika Engkau menahan nyawaku, maka ampunkanlah ia, dan jika Engkau melepasnya, maka lindungilah ia dengan perlindungan-Mu kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.” (HR. Muslim)

14. Meruqyah Diri Dan Keluarga

Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anha bahwa ia berkata, “Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam senantiasa meruqyah dirinya dengan doa-doa perlindungan ketika sakit, yaitu pada sakit yang menyebabkan wafatnya beliau. Saat beliau kritis, akulah yang meruqyah beliau dengan doa tersebut, lalu aku mengusapkan tangannya ke anggota tubuhnya sendiri, karena tangan itu penuh berkah.” (HR. Al-Bukhari)

15. Berdoa Saat Memakai Pakaian Baru

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu Anhu ia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam jika mengenakan pakaian baru, maka beliau menamai pakaian itu dengan namanya, baik itu baju, surban, selendang ataupun jubah, kemudian beliau membaca, “Ya Allah, hanya milik-Mu semua pujian itu, Engkau telah memberiku pakaian, maka aku mohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan tujuannya dibuat, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan tujuannya dibuat.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

16. Mengucapkan Salam Kepada Semua Orang Islam Termasuk Anak Kecil

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru Radhiyallahu Anhu, ia menceritakan, ”Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, ‘Apa ciri keislaman seseorang yang paling baik?’Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, ‘Kamu memberikan makanan (kepada orang yang membutuhkan) dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan orang yang tidak kamu kenal.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu Anhu bahwa ia menuturkan, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berjalan melewati kumpulan anak-anak, lalu beliau mengucapkan salam kepada mereka semua.” (HR. Muslim)

17. Berwudhu Sebelum Mandi Besar (Mandi Junub)

Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anhu, “Jika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam ingin mandi besar, maka beliau membasuh tangannya terlebih dahulu, lalu berwudhu seperti hendak shalat, kemudian memasukkan jemarinya ke airdan membasuh rambutnya dengan air. Selanjutnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menuangkan air tiga ciduk ke kepalanya dengan menggunakan tangannya, lalu mengguyur semua bagian tubuhnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

18. Membaca ‘Amin’ Dengan Suara Keras Saat Menjadi Makmum

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika imam membaca “Amin” maka kalian juga harus membaca “Amin” karena barangsiapa yang bacaan Amin-nya bersamaan dengan bacaan malaikat maka diampunkan dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa kaum salafus-shalih mengeraskan bacaan “Amin” sehingga masjid bergemuruh.

19. Mengeraskan Suara Saat Membaca Zikir Setelah Shalat

Di dalam kitab Shahih Al-Bukhari disebutkan, “Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma mengatakan, mengeraskan suara dalam berzikir setelah orang-orang selesai melaksanakan shalat wajib telah ada sejak zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Ibnu Abbas juga mengatakan, “Aku mengetahui orang-orang telah selesai melaksanakan shalat karena mendengar zikir mereka.” (HR. Al-Bukhari)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Disunnahkan mengeraskan suara saat membaca tasbih, tahmid dan takbir setelah shalat.”

Sunnah ini tidak dilakukan di banyak masjid sehingga tidak dapat dibedakan apakah imam sudah salam atau belum, karena suasananya sepi dan hening. Caranya adalah imam dan makmum mengeraskan bacaan tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah) dan takbir (Allahu Akbar) secara sendiri-sendiri, bukan satu komando dan satu suara. Adapun mengeraskan suara ketika berzikir dengan satu komando, satu suara dan dipimpin oleh imam maka dalam hal ini terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Ada yang mengatakan sunnah secara mutlak, ada yang memandang sunnah dengan syarat-syarat tertentu dan ada pula yang mengatakan bahwa zikir berjamaah adalah perbuatan bid’ah.

20. Membuat Pembatas Saat Sedang Shalat Fardhu Atau Shalat Sunnah

Diriwayatkan dari Abu Said al-Kudri Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Ketika kalian hendak shalat, maka buatlah pembatas di depannya dan majulah sedikit, dan janganlah membiarkan seseorang lewat di depannya. Jika ada orang yang sengaja lewat di depannya, maka hendaknya dia menghalanginya karena orang itu adalah setan.” (HR. Abu dawud dan Ibnu Majah)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu Anhuma, ia berkata, “Rasulullah menancapkan tombak di depannya, lalu shalat di belakang tongkat itu.” (HR. Al-Bukhari)

Sunnah ini sering diabaikan, terutama saat melakukan shalat sunnah.

Wahai saudaraku! Jadilah seperti orang yang diungkapkan oleh Abdurrahman bin Mahdi, “Aku mendengar Sufyan berkata, ‘Tiada satu hadits pun yang sampai kepadaku kecuali aku mengamalkannya meskipun hanya sekali.”

Muslim bin Yasar mengatakan, “Aku pernah melakukan shalat dengan memakai sandal padahal shalat tanpa sandal sangat mudah dilakukan. Aku melakukan itu hanya ingin menjalankan sunnah Rasul Shallallahu Alaihi wa Sallam.”

Ibnu Rajab menuturkan, “Orang yang beramal sesuai ajaran Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, meskipun amal itu sangat kecil, maka itu akan lebih baik daripada orang yang beramal tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam meskipun dia sangat bersungguh-sungguh.”

Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang mengikuti sunnah rasul-Mu dan mengikuti jejaknya. Ya Allah, kumpulkanlah kami dan kedua orang tua kami bersamanya di surga wahai Tuhan Yang Maha Pengasih.
AURA


AURA adalah suatu aliran listrik yang hidup secara psikis. Aura merupakan suatu rembesan listrik dari jiwa, yang diambil dari tubuh dan pikiran, sebab aura adalah 'hawa' di sekitar tubuh manusia, hewan atau benda-benda.


W.E Butler. Seorang Sarjana ahli sinar tubuh, mendefinisikan aura sebagai inti sari yang tidak kelihatan atau sebagai aliran yang keluar dari tubuh manusia atau hewan, bahkan dari benda-benda.


Willem Hogendoorn,mendifinisikan aura sebagai bentuk sinar yang mengelilingi tubuh manusia , hewan, tanaman tetapi juga ditemukan pada benda-benda materi mati.


Seorang Ahli terapi warna yang bernama Erwin berpendapat bahwa aura adalah sinar kehidupan yang melingkupi tubuh pada setiap manusia. Aura akan mempengaruhi kondisi fisik tubuh manusia.


Dari ketiga Ahli diatas maka kita dapat menarik kesimpulan bahwa AURA adalah suatu medan magnet elektromagnetik yang mengelilingi seluruh tubuh mahluk hidup.
Pada tubuh manusia pancaran warna-warni AURA dapat mengungkap keadaan fisik dan psikis seseorang. dan Aura seseorang akan berubah sesuai kondisi dan keadaan fisik mentalnya.

Aura sesungguhnya dapat kita lihat dengan mata biasa. Mata yang tanpa dilembari dengan ilmu0ilmu khusus untuk melihatnya. Hanya saja memang diperlukan ketajaman, disamping juga dukungan dari kekuatan daya pancar aura itu sendiri.
Aura sebenarnya juga bisa direkam dengan alat kamera yg dirancang khusus, namanya AURA CAMERA 3000, diciptakan oleh Guy Coggins, Al Bab, dan DR. Buryl Payne semuanya dari Amerika.

Melihat Aura dengan Mata Telanjang Banyak caranya :

1. Berdirilah menghadap dinding PUTIH, tarik nafas dan tahan di perut dan mulailah tempelkan telapak tangan ke dinding, dan hembuskan nafas, visualisasikan hembusan nafas tadi mengalir ke telapak tangan. diamkan selama 20 detik, kemudian angkat tangannya, di dinding putih tersebut akan terlihat jelas bekas telapak tangan kita. Pandanglah AURA itu dengan kosentrasi penuh.

2. CERMIN BERLATAR BELAKANG DINDING PUTIH

Duduklah di depan cermin besar. Usahakan latar belakangnya adalah dinding putih. Ambil konsentrasi penuh dan fokuskan pandangan pada tepian tubuh kita di cermin. INGAT!! JANGAN MELIHAT TUBUH MELAINKAN TEPIAN TUBUH.
Jika berhasil tidak akan lama kita akan melihat dengan jelas munculnya sinar aura di tepian tubuh kita.

ULANGI SAMPAI BERHASIL... Kuncinya harus FOKUS dan KONSENTRASI.

3. DUA TELAPAK TANGAN YG DIHADAPKAN

Duduklah bersila, konsentrasi tajam dan lakukan tarik nafas dalam, kemudian tahan 20 detik dengan dua telapak tangan saling dihadapkan diletakkan didepan dada. hembuskan nafas sambil visualisasikan dengan fokus Energi mengalir ke kedua telapak tangan.
kemudian angkat sedikit kedua tangan yg berhadapan tersebut persis di depan mata kita. Pandanglah dengan konsentrasi penuh, maka akan terlihat warna keabu-abuan atau sinar putih halus diantara kedua telapak tangan kita.

terus kosentrasi sampai warna aura tubuh kita yg sebenarnya muncul di atas warna putih atau keabu-abuan tersebut.


4. SINAR BULAN PURNAMA

Duduk/berdiri santai di tempat terbuka, di luar rumah, lihatlah bayangan tubuh kita dari sinar bulan tersebut, pandanglah bayangan tersebut di tepian di sekitar kepala kita. Perhatikan terus dengan kosentrasi penuh. Jika berhasil maka sinar aura tersebut akan melenyapkan bayangan kepala kita.


MAKNA WARNA AURA

1. WARNA MERAH

Aura warna merah adalah berani atau panas, warna energi yg kuat, melambangkan api dan daya kreatif primer. orang dengan warna aura ini cenderung penuh dengan vitalitas hidup, dengan kepribadian meledak-ledak dan cenderung brangasan akan tetapi dinamis dan mencerminkan amarah, kebencian dan pribadinya penuh perubahan tak terduga.

2. WARNA KUNING

Warna kuning adalah warna panas dan merupakan salah satu diantara warna-warna aura yang kuat pancarannya dan mudah dilihat. kuning melambangkan kesuksesan, keberhasilann dan optimisme, pemiliknya penuh dengan ide-ide ofensif, keceriaan dan daya intelektualitas yang tinggi. cenderung mempunyai kepekaan batin tinggi. ada kemampuan CLAIRVOYANCE ( tahu sebelum terjadi), perfeksionis ( Semua ingin serba sempurna).

3. WARNA JINGGA

Warna jingga adalah juga warna panas. si pemiliknya memancarkan daya cipta khayal yang tinggi. pikiran dan kesadaran pemiliknya berpadu dengan baik sehingga sering memunculkan karya cipta yang adiluhung. mempunyai intuisi baik dab dalam hidupnya sering bertanya-tanya tentang makna kehidupan.

4. WARNA HIJAU

Warna hijau mencerminkan kejujuran, keluguan, dapat dipercaya, kepribadian handal dan terbuka. cenderung berwatak sosial dan belas asih terhadap sesama.

5. WARNA BIRU

Warna biru adalah warna dingin, lambang keteduhan, ketenangan dan kedamaian, mencerminkan ketulusaan, kebenaran dan kerisauan. pemilik warna ini berkepribadian tenang , teduh dan matang.

6. WARNA ORANYE

Wana Oranye adalah warna keceriaan dan kehangatan, berpengaruh pada emosi dan imajinasi dan kreatifitas pemiliknya.

7. WARNA COKLAT

Warna coklat mencerminkan keseriusan, kerajinan pada pekerjaan yang dikerjakannya dan keseimbangan ( telaten) untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

8. WARNA PUTIH

Warna putih adalah warna kesucian . pemiliknya berisi pada kebersihan batin dan penuhnya unsur-unsur kebenaran dalam diri pemiliknya.

BIRU MUDA ;
Mencerminkan kreatifitas dan imajinasi serta intuisi yg baik, warna ini menunjukkan pula kepekaan dan perhatian pemiliknya pada dunia spiritual dan supranatural.

ORANYE MUDA;
Memperlihatkan kurangnya daya imajinasi dan kreatifitas pemiliknya.

ORANYE TUA;
Sering mempengaruhi si pemilik warna ini bertindak berlebihan dalam berbagai hal seperti egois, suka ingin menang sendiri.
Makna warna aura


POLA WARNA UNTUK PEMBIASAN WARNA AURA


BEBERAPA SIKAP/SIFAT YG MERUSAK AURA
Sinar AURA seseorang akan berubah baik/kuat atau melemah/redup, tergantung dari keadaan mental ritme emosi, psikologis, dan keadaan spiritual seseorang.

Sikap dan perilaku yang membuat rusak, boros, dan berkurangnya sinar aura seseorang yaitu sbb:

1. BERFIKIR NEGATIF

Pikiran NEGATIF adalah buah dari kotornya hati ( QOLBUN ). qolbu yang kotor membuahkan sifat iri, dengk, hasut, tamak, loba, sombong, takabur, rendah diri, mudah marah, egois, mau menangnya sendiri, suka pamer, kikir, korupsi, dan sifat lainnya yg merugikan sesamanya.
Pikiran adalah corong qolbu, qolbu bekerja berdasarkan getaran-getaran dari pikiran. pikiran dan qolbu akan bekerjasama dalam menuntun organ-organ tubuh manusia.

2. MENGIKUTI DORONGAN HATI YG NEGATIF

Orang yg terbiasa mengikuti kata hati yg negatif, secara nyata dan fisik dapat terlihat dari sinar mukanya. kita bisa melihat sinar AURA muka orang yg suka marah, suka berjudi, berkelahi, berzina, dan minum-minuman keras.

3. MENGIKUTI SIKAP/GERAK FISIK YG SIA-SIA


·                     Berkata-kata yg tidak berguna (Clometan=bahasa jawa). Orang dengan sikap ini tidak mengerti bahwa dengan sikap demikian sesungguhnya telah membuang energi batin.
·                     Membuang-buang waktu dengan pekerjaan yang tidak berguna, seperti main gitar di pinggir jalan sampai semalam suntuk, atau bermain kartu di gardu siskamling sampai pagi.
·                     Banyak bergurau, tertawa-tawa berlebihan.
·                     Beraktifitas fisik yang kurang sempurna seperti menggoyang-goyangkan kaki saat duduk, mengetuk-ketukan jari diatas meja tanpa tujuan, suka bersiul-siul secara berlebihan.
Seorang Ahli Tenaga Batin yang telah menghayati ilmunya, dia akan berhati-hati dalam bertindak. Perilakunya terkendali, tidak gegabah, dan penuh perhitungan.

TEKNIK PERPADUAN AURA TUBUH DENGAN AURA KHODAM.

Aura tubuh terdiri dari beberapa warna sesuai dengan keaktif-an setiap cakra tubuh
Seseorang yg dalam tubuh warna Auranya biru berarti seorang tersebut cakra tenggorokannya lebih aktif secara dominan dibandingkan dengan keaktifan cakra-cakra yg lainnya

MAKNA WARNA AURA DAN POSISI CAKRA-NYA

WARNA MERAH - Cakra DASAR

Cakra Dasar letaknya diujung tulang Ekor
Jika cakra ini melemah pemilik aura ini akan menjadi pemalas.

Aura warna merah adalah berani atau panas, warna energi yg kuat, melambangkan api dan daya kreatif primer. orang dengan warna aura ini cenderung penuh dengan vitalitas hidup, dengan kepribadian meledak-ledak dan cenderung brangasan akan tetapi dinamis dan mencerminkan amarah, kebencian dan pribadinya penuh perubahan tak terduga.


PERPADUAN DENGAN AURA KHODAM
Jika dari sipemilik aura tubuhnya merah ingin merubah warna auranya menjadi HIJAU maka sipemilik aura merah ini, Aura pegangan / azimat ber-khodam yg dipakai harus beraura KUNING.

WARNA HIJAU - Cakra Jantung

Cakra Jantung letaknya di tengah-tengah dada, diantara dua puting susu.

Jika Cakra ini aktif maka sipemilik warna ini sangat berpengaruh terhadap kekuatan Spiritual, kebatinan dan cinta kasih.

Warna hijau mencerminkan kejujuran, keluguan, dapat dipercaya, kepribadian handal dan terbuka. cenderung berwatak sosial dan belas asih terhadap sesama.

Kalau kita perhatikan dengan santai dan pandangan yang jernih maka kita dapat melihat walau mungkin secara samar bahwa pada badan yang hidup ( juga ada badan tak hidup ) terdapat semacam lapisan warna yang meliputinya yang kita kenal dengan nama  AURA.

Warna dari Aura mirip seperti warna pelangi yang menyelimuti permukaan sebuah benda  (terutama benda hidup) dan warna tsb dapat berubah setiap saat tergantung dari keadaan mental orang tsb.

Pada manusia Aura dapat kita lihat menjadi TIGA bagian .
Bagian pertama atau bagian yang paling dekat dengan permukaan tubuh yang seakan menyelimuti dan mengikuti lekuk tubuh secara tepat adalah Aura Kembaran kita.(atau disebut juga Aura kembaran Etheris).
Warna Aura ini kebanyakan berwarna gelap atau kadang agak kelabu.

Lapisan Kedua terletak diatasnya atau diluarnya adalah Aura bagian dalam yang sedikit banyak mencermin kankeadaan kesehatan si pemilik tubuh tsb.

Lapisan ketiga adalah lapisan diatasnya lagi atau dibagian luarnya lagi yang kita sebut Aura bagian luar ,yang sangat banyak terpengaruh oleh keadaan mental atau kebatinan orang ybs.

Warna dan Artinya :

Hitam
Lebih banyak diartikan sebagai pikiran yang negatif


Merah
Lebih banyak diartikan dengan kemarahan dan hawa nafsu


Coklat
Lebih banyak diartikan dengan keserakahan dan mementingkan diri sendiri.


Abu-Abu
Lebih banyak diartikan dengan suasana kemuraman dan kesedihan kadang ketakutan.


Oranye
Lebih diartikan dengan ambisi.


Kuning
Lebih diartikan dengan kecerdasan pada ybs.


Hijau
Sifat baik


Biru
Rasa keagamaan ,ketaatan dan cita-cita mulia


Putih
Menunjukan tingkat kerohanian yang tinggi.


Tentu masih banyak lagi warna kombinasinya yang dapat kita lihat dan ini mempunyai arti gabungan tsb.



luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com tipscantiknya.com kumpulanrumusnya.comnya.com